Kenapa gudang dan logistik butuh internet bisnis?
Gudang dan ekspedisi masa kini mengandalkan sistem manajemen inventory berbasis cloud, scanner barcode/QR online, aplikasi tracking pengiriman, sampai CCTV untuk mengawasi area penyimpanan yang luas. Semua sistem ini perlu koneksi yang stabil agar data stok dan status pengiriman selalu akurat dan real-time.
Masalah umum internet di gudang
- Sistem inventory lambat sinkron saat barang masuk/keluar dalam jumlah banyak.
- Scanner barcode gagal terhubung ke server pusat.
- CCTV di beberapa titik gudang sering putus koneksi.
- Koordinasi dengan kantor pusat atau cabang lain terhambat internet lambat.
Rekomendasi paket untuk gudang dan logistik
Untuk gudang skala kecil-menengah dengan beberapa titik CCTV dan sistem inventory sederhana, paket 50-100 Mbps biasanya cukup. Untuk gudang besar dengan banyak CCTV, multi-user, dan integrasi sistem yang lebih kompleks, pertimbangkan NON FUP 150 Mbps ke atas.
| Kecepatan | NON FUP | FUP Basic |
|---|---|---|
| 50 Mbps | Rp 355.000/bulan | Rp 320.000/bulan |
| 75 Mbps | Rp 415.000/bulan | Rp 365.000/bulan |
| 100 Mbps | Rp 535.000/bulan | Rp 440.000/bulan |
| 150 Mbps | Rp 620.000/bulan | Rp 540.000/bulan |
Catatan: harga mengikuti informasi paket yang dipakai di situs Indibiz Global. Ketersediaan paket, promo, dan kebijakan dapat berubah sesuai area pemasangan.
Tips sebelum pasang internet gudang
- Petakan titik-titik yang butuh koneksi: kantor admin, area scanning, titik CCTV.
- Gunakan access point tambahan kalau area gudang luas dan banyak dinding/rak besi.
- Pastikan jaringan admin/kasir terpisah dari jaringan CCTV agar tidak saling membebani.
- Cek coverage lebih awal, terutama untuk gudang di kawasan industri atau pinggir kota.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Butuh cek paket dan coverage Indibiz?
Kirim alamat pemasangan ke admin untuk cek jaringan, rekomendasi paket, dan proses pendaftaran.