Kenapa hotel butuh internet bisnis?
Internet hotel dipakai untuk banyak hal sekaligus: WiFi tamu di setiap kamar, sistem PMS (Property Management System), sinkronisasi OTA seperti Traveloka, Booking.com, dan Agoda, CCTV online, serta komunikasi antar staf. Kalau koneksi lambat atau sering putus, keluhan tamu dan risiko kesalahan booking ikut naik.
Masalah umum WiFi hotel
- Tamu di banyak kamar mengakses internet bersamaan sehingga terasa lambat.
- Sistem booking dan PMS terganggu saat jam check-in/check-out ramai.
- Sinkronisasi OTA tertunda karena koneksi tidak stabil.
- CCTV online di lobby dan area parkir putus-putus.
- WiFi tamu dan jaringan operasional tercampur dalam satu koneksi.
Rekomendasi paket untuk hotel
Untuk guest house atau hotel kecil dengan 10-20 kamar, paket 100-150 Mbps biasanya cukup. Untuk hotel dengan okupansi tinggi atau banyak lantai, paket NON FUP 200-300 Mbps lebih aman supaya kecepatan tidak turun saat tamu penuh.
| Kecepatan | NON FUP | FUP Basic |
|---|---|---|
| 50 Mbps | Rp 355.000/bulan | Rp 320.000/bulan |
| 75 Mbps | Rp 415.000/bulan | Rp 365.000/bulan |
| 100 Mbps | Rp 535.000/bulan | Rp 440.000/bulan |
| 150 Mbps | Rp 620.000/bulan | Rp 540.000/bulan |
| 200 Mbps | Rp 790.000/bulan | Rp 675.000/bulan |
| 300 Mbps | Rp 1.130.000/bulan | Rp 950.000/bulan |
Catatan: harga mengikuti informasi paket yang dipakai di situs Indibiz Global. Ketersediaan paket, promo, dan kebijakan dapat berubah sesuai area pemasangan.
Tips sebelum pasang WiFi hotel
- Pisahkan jaringan WiFi tamu dan jaringan operasional/PMS.
- Hitung jumlah kamar dan estimasi okupansi saat menentukan kecepatan.
- Gunakan access point tambahan di tiap lantai agar sinyal merata.
- Pilih paket NON FUP jika okupansi sering penuh atau ada CCTV 24 jam.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Butuh cek paket dan coverage Indibiz?
Kirim alamat pemasangan ke admin untuk cek jaringan, rekomendasi paket, dan proses pendaftaran.